Monday, October 19, 2015

Belajar dari HC Andersen

Masihkah kamu ingat dengan kisah itik yang buruk rupa? 
Diceritakan ada seekor anak angsa yang hidup bersama dengan itik-itik yang warna bulunya berbeda. Oleh karena kulitnya berbeda maka si anak angsa ini pun sering kali ditertawakan dan diperlakukan secara berbeda. Dibutuhkan waktu yang begitu lama hingga akhirnya si anak angsa ini menyadari bahwa ia tidaldah jelek. Hanya saja ia tidak berasal dari kawanan itik itu, tetapi dari kawanan angsa. 
 
Ya, begitulah kira-kira kisah si anak itik buruk rupa. Tahukah kamu siapa pengarangnya? Pengarangnya adalah penulis cerita anak terkenal dari Denmark, Hans Christian Andersen atau populer dengan nama HC Andersen. Namun, belakangan akhirnya diketahui Bahwa kisah anak itik buruk rupa adalah kisah pribadi HC Andersen ini. Rupa-rupanya, melalui kisah ini, HC Andersen bercerita tentang dirinya sendiri. SelamaBertahun-tahun, ia minder dengan dirinya. Ia minderDengan hidungnya yang terlalu mancung dan lancip, lekuk mukanya yang jelek. Singkat cerita, HC Andersen, dulunya adalah anak yang sangat minder. Namun, akhirnya kemampuannya menulis cerita mengubah segalanya.

Sunday, October 18, 2015

SEKARMAJI MARIJAN KARTOSUWORYO : PEMBERONTAK ATAU PEJUANG

Masih ingat dengan Sekarmaji Marijan Kartosuworyo (SMK)? Ia terlibat dalam beberapa organisasi pergerakan yang dibentuk oleh para pemuda Indonesia pada saat itu, seperti Jong Islamic Bond. Ia berguru pendidikan agama pada HOS Tjokroaminoto yang juga guru agama dari Soekarno, seorang tokoh pergerakan Syarikat Islam.

Nama SMK tidak muncul dalam dokumen atau buku-buku sejarang perjuangan bangsa, padahal ia juga menjadi bagian yang ikut andil dalam perumusan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai konsumen sejarah, kita lebih disuguhi oleh informasi bahwa Ia merupakan tokoh pemberontak yang berasal dari Jawa Barat. Ia adalah Imam besar Negara Islam Indonesia yang diproklamirkannya saat NKRI sedang vacuum of power. Secara geografis, Indonesia saat itu hanya Jogjakarta saja, sementara daerah lainnya termasuk ke dalam Negara persemakmuran atau Serikat.

Keahlian Tidaklah diperoleh dalam Satu Hari

KISAH ini dimulai ketika mesin produksi milik perusahaan yang berlokasi di Negara miskin mengalami kerusakan. Semua mesin produksi mati total. Tidak ada satu ahlipun dari negeri miskin itu mampu memperbaiki mesin tersebut. Akhirnya, pemilik perusahaan mendatangkan sang ahli dari Negara maju.

Perbaikan mesin pun dimulai. Sang ahli hanya mengamati semua mesin lalu akhirya dia memutar dua mur di mesin control. Mesin berjalan normal kembali

Melihat Pengelolaan Sampah di Luar Negeri

Senang ketika berdebat dan sekaligus tukar pendapat soal sampah. Ada yang berpendapat bahwa kita harus mengurangi penggunaan barang-barang bukan alami agar mengurangi sampah-sampah tersebut. Karena alasan bahwa sampah-sampah itu perlu waktu lama untuk diolah oleh alam, katanya perlu ratusan atau ribuan tahun. Ada lagi yang berpendapat barang-barang tersebut biarlahh tetap ada selama masih dalam kondisi yang wajar, sekarang tingggal bagaimana kita punya manajemen sampah yang baik, agar sampah-sampah tersebut bukan dikembalikan ke alam, tetapi kita yang harus mengelolanya. Alam hanya akan mengolah sampah alaminya. Untuk produk hasil olahan manusia yang menggunakan bahan kimia ya lebih baik gunakan cara yang sama untuk mengelolanya atau mendaurulangnya. Pendapat kedualah yang saya pertahankan ketika berdebat, karena daripada kita sibuk dan pusing membuat bagaimana membuat barang dari bahan alami, lebih baik kita menyadarkan diri untuk hidup tertib, untuk sadar lingkungan agar tidak merusak alam dengan membuang sampah tidak pada tempatnya.

Setahu saya, produk-produk yang dibuat dari bahan baku alami justru malah merusak alam, karena untuk meningkatkan produksinya, bahan baku yang diperoleh dari alam diambil secara besar-besar tanpa memperhatikan keseimbangan lingkungan. Tahu soal bahan pembuat kertas? Kertas dibuat dari pohon pinus, bayangankan bila permintaan kertas meningkat, berapa banyak pohon yang harus ditebang untuk mencukupi kebutuhan produksi? Berapa hektar paru-paru dunia dirusak, sedangkan untuk mengembalikan pepohonan kembali kekondisinya semula membutuhkan waktu yang cukup lama. Itu hanya satu contoh, bagaimana kalau semua barang konsumsi seperti itu bahan bakunya? Seberapa rusakkah alam kita ini?

Saturday, October 17, 2015

Menolak KKR, Mereproduksi Konflik

(Respons atas Rekomendasi Mendagri)

Oleh Zulfikar Muhammad

SEMANGAT para pegiat demokrasi Aceh untuk mengaktifkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) di wilayah ini akhirnya pudar sudah. Qanun Aceh No.17 Tahun 2013 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, yang telah disahkan oleh DPRA dan Pemerintah Aceh pada Desember tahun lalu bukan hanya dimentahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Bahkan Qanun KKR ini bernasib naas karena Pimpinan DPRA yang notabenenya petinggi Partai PA, Partai Golkar, Parta Demokrat meminta komisi A DPRA untuk menunda pembentukan Panitia Seleksi KKR untuk waktu yang takterbatas.

Dalam surat klarifikasinya kepada Gubernur Aceh pada April lalu, Mendagri Gamawan Fauzi menegaskan bahwa Qanun KKR Aceh belum bisa diberlakukan di Aceh. Alasannya sangat membingungkan. Satu sisi Mendagri mengatakan bahwa Qanun KKR Aceh hanya bisa berlaku kalau sudah ada UU KKR sebagaimana ketentuan Pasal 229 UU No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). Tapi di sisi lain ia mengatakan kalau persoalan Qanun KKR Aceh itu karena masalah substansi yang tidak sesuai dengan tata cara pembuatan peraturan daerah. Karena alasan itu, Mendagri meminta Gubernur Aceh berkoordinasi dengan DPR Aceh untuk merevisi qanun tersebut.

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Aceh Singkil

SINGKIL - Polisi berhasil menangkap seorang pria diduga pelaku penembakan terhadap korban kerusuhan di Aceh Singkil, Jumat, 16 Oktober 2015, malam. Kerusuhan akibat bentrokan berdarah terjadi di Aceh Singkil, Selasa lalu.

Kapolda Aceh Irjen Pol Husein Hamidi membenarkan adanya penangkapan tersangka penembakan itu.

"Kita mengamankan satu orang, tadi malam sudah kita tangkap. Tersangka sekarang sedang kita lakukan pemeriksaan," ujar Husein Hamidi saat diwawancarai awak media di Aceh Singkil, Sabtu, 17 Oktober 2015, sekitar pukul 14.30 WIB tadi.

Tuesday, July 28, 2015

4 Sekawan Antara Tipu daya dan Kesetiaan

Cerita ini hanyalah Fiksi biasa tampa adanya unsur nyata sedikitpun semuanya murni imajinasi penulis saja kalaupun ada kesamaan dengan kejadian nyata berarti itu hanya kebetulan semata.


Gambar Ilustrasi 4 Sekawan


Tersebutlah sebuah kisah pada suatu daerah bernama “BACA” dimana segala higar bingar dunia ada disana, maka hiduplah empat sekawan yang sedikit mengalami perbedaan karakter meski sama usia namun selalu terikat dengan satu tali persahabatan, yang pertama bernama Abi dia adalah seorang wartawan portal berita tersohor di daerah tersebut, namun dia juga bayak akal bulusnya (licik bacut akai jih-RED) selanjutnya ada si Khairil kawan yang satu ini tidak melanjutkan lagi kuliah karena keterbatasan ekonomi orang tuanya dia lebih memilih kerja honor kontrak di sebuah instansi pemerintah. Lalu ada si Togar mahasiswa sekaligus pengusaha muda pemberani hobinya adalah selalu bereksperimen terhadap usaha-usaha baru kegilaannya terhadap dunia usaha membuat dirinya menjadi salah satu mahasiswa yang sudah sedikit kaya sebelum selesai kuliah nya dan yang terakhir adalah Marjan ya nama aslinya Marjan Sirup Suka-suka saya. Terlalu panjang memang tapi pemuda yang satu ini walaupun setelannya kampungan namun diantara kawan-kawanya yang lain secara akademis di bangku perkuliahan dia lebih unggul karena memang dialah satu-satunya kutu buku diantara mereka selain itu dia juga sedikit temperamental atau cepat marah.
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut